Tips Pilih Katering

Sebagian besar orang mengatakan biaya terbesar dalam pernikahan jatuh pada anggaran katering. Karena itu, banyak pasangan yang berusaha menekan budget dan memilih vendor dengan harga terjangkau. Tapi, kadang mereka justru terjerumus dengan kualitas yang mengecewakan demi mengejar harga murah.

Sebenarnya, selain harga, ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan saat memilih vendor katering murah untuk hari pernikahanmu. Di antaranya adalah 7 hal di bawah ini.

1. Minta rekomedasi pada kerabat atau temanmu yang sudah menggunakannya lebih dulu

Survei jelas langkah awal yang harus ditempuh demi menyeleksi vendor katering. Kalau kamu sama sekali buta tentang hal ini, mintalah saran pada kerabat atau teman yang sudah menikah lebih dulu.

Tanyakan bagaimana kualitas makanan serta pelayanan katering tersebut, sekaligus kekurangannya. Dengan begitu, kamu sudah ada gambaran dan bahan pembanding untuk survei ke vendor lainnya.

2. Pastikan vendor punya kredibilitas yang baik

Gak cuma rasa masakannya yang cocok di lidah, tapi kita harus pastikan kalau tempat tersebut punya workflow yang jelas. Mulai dari penataan dekor, timing saat makanan masuk, refill saat makanan habis, hingga cara merapikan gelas atau piring kotor tamu dan menjaga kebersihan area makan.

Jangan sampai acara kita “tercoreng” karena banyak gelas dan piring mangkrak di sudut ruangan. Atau bahkan makanan yang berceceran di meja tak dibersihkan karena kru yang tak cekatan.

3. Cari paket dan menu katering yang fleksibel

Biasanya tempat katering sudah punya pilihan paket buffet dengan harga yang bervariasi. Selain itu, mereka juga punya menu gubukan atau food stall yang berada di pinggir mengelilingi area buffet.

Konsultasikan dulu berapa bujetmu kepada vendor. Beberapa tempat biasanya sangat fleksibel kepada calon pelanggan mengenai mix and match paket, serta menu yang tersedia.

4. Perhatikan sistem perhitungannya dan sesuaikan dengan budget

Tiap vendor punya cara perhitungan porsi yang berbeda-beda. Sebagian menghitung jumlah tamu undangan dikali dua, sebagian lagi dikalikan tiga. Jadi misal kamu mengundang 500 orang, jumlah minimal porsi makanan yang harus disediakan adalah 1.000 porsi atau 1.500 porsi, tergantung cara hitung kateringnya.

Biasanya, para calon pengantin akan melebihkan jumlah porsi untuk berjaga-jaga kalau tamu undangan yang datang ternyata lebih banyak dari perkiraan. Tapi tentu saja biaya yang harus keluar juga lebih besar. Untuk itu, berkonsultasilah dengan vendor terkait penghitungannya. Kamu juga bisa bertanya kepada teman atau kerabat yang pernah melangsungkan pesta pernikahan terkait hal ini.

5. Test food

Test food harus banget dilakukan untuk tahu bagaimana kualitas rasa makanan yang kamu pilih. Ada beberapa cara untuk test food. Pertama melalui wedding fair atau wedding exhibition. Biasanya vendor katering akan turut serta menyajikan menu terbaik mereka untuk dicicipi, sekaligus membuka jasa konsultasi dan penghitungan bujet.

Kedua, vendor katering profesional biasanya memiliki jadwal food testing secara berkala. Mereka akan mempersilahkan calon konsumen hadir dan mencicipi langsung pilihan makanan andalan katering tersebut. Ketiga, bisa janjian bertemu di tempat mereka menggelar acara sekaligus icip-icip. Nilai plusnya, kamu bisa sekaligus melihat langsung bagaimana cara kerja kru mereka selama acara berlangsung dan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan.

6. Sesuaikan dekorasi dengan tema pernikahan

Selain vendor dekorasi gedung dan pelaminan, katering juga pasti menyiapkan properti dan hiasan. Jangan sampai tema dekorasi pernikahan dan dekor katering bertabrakan. Untuk itu, konsultasikan bersama keduanya tentang konsep pernikahan atau warna yang kamu inginkan.

7. Mau bekerja di atas kontrak yang jelas

Saat semuanya telah mencapai kesepakatan, usahakan kedua belah pihak memiliki kontrak kerja yang jelas. Walaupun sudah sama-sama percaya dan yakin, tak ada salahnya berjaga-jaga dengan membuat kesepakatan hitam di atas putih.

Misalnya, bagaimana term and condition yang dipunya jika pelayanan tak sesuai dengan yang diharapkan. Misalnya setting dekor terlambat, jumlah porsi yang kurang, dan lain sebagainya. Termasuk membahas soal porsi ganti rugi jika konsumen mendapat pelayanan buruk.

Semoga tujuh tips di atas bisa membantu dan menjadi bahan pertimbangan dalam memilih vendor katering yang tepat. buat anda yg di depok atau jakarta pilih catering depok / catering jakarta yang murah

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *